Postingan

Menemukan Kedewasaan Dari Best Choice Ever

Gambar
Atmosfer awal bulan ini mengantar kita pada hangatnya perayaan Imlek . Gaungnya sudah ada didepan mata. Setidaknya saat ini kita butuh suguhan bernuansa oriental.   Riuh Tren Dracin Bicara soal kultur oriental modern, rasanya sulit untuk berpaling dari fenomena paling berisik belakangan ini: micro drama alias short dracin . Kerap menonton diam-diam ? Tidak perlu malu, mengangguklah yang tipis agar tidak ketahuan orang di sekitar Anda. Karya berdurasi micro lebih kurang seperti cover version . Hadir dengan tema, konflik dan alur yang template . Namun di tengah kebutuhan tayangan yang serba instan tersebut, penikmatnya justru melimpah ruah. Kali ini Nyonya Derau juga mau ikut menyelami dracin, namun bukan untuk membahas formula klise pembiusan masuk kamar CEO kaya raya. Kita akan membedah serial yang panjang dengan kedalaman tema yang menarik. Based on novel Chéng Huān Jì karya Yi Shu , mari beri ruang untuk Best Choice Ever . Pertarungan Dua Generasi Perempuan Sebagai warning , ...

Eka Sapta, Cetakan Skena Industri

Gambar
Senada dengan namanya, mereka bertujuh saat menyatukan kreativitas dalam bermusik. Membentuk kelompok bernama Eka Sapta yang mewarnai blantika musik Indonesia pada 1963 sampai 1975. Meski waktu telah bergulir sedemikian jauh, beruntung album generasi ketiga mereka rilis saat saya masih berkutat dengan Cool Edit Pro 2.0 . Album itu berjudul " Eka Sapta: A Musical Journey of 3rd Generations " produksi Musica Studio's pada 2008. Instrumentalia Superband Industri musik Indonesia di era kemunculan Eka Sapta sedang tak kuasa membendung invasi pop melayu . Bedanya pop melayu pada periode 1960-an berkutat dengan keaslian instrumen tiup, lirik bersahaja dengan tambahan unsur elektrik. Bukan akar musik pilihan Eka Sapta . Karena band instrumental ini lebih cenderung di jalur pop, jazz dan rock n' roll . Mengejar tren popular di dunia barat. Eka Sapta terbentuk pada 1 Juni 1963 dibawah pimpinan Sapta Tunggal . Adapun nama personelnya kini dikenal sebagai maestro, diantaranya...

Kode Rahasia Soundtrack House of Ninjas

Gambar
Tepat pada 00:06 episode pertama serial " House of Ninjas ", insting mantan MD saya langsung menyala. Memicu keputusan menyelesaikan serial Jepang ini secara maraton. Adegan pertarungan ninja di keremangan malam yang dibalut lagu karya Graham Nash sungguh sebuah keputusan mixing yang di luar kebiasaan. Meski secara visual bergenre thriller action , ambience manis dari lagu pembuka ini mengirimkan sinyal kuat bahwa di balik topengnya, ini adalah sebuah drama keluarga yang subtil. Eksekusi Ide yang  Emosional " House of Ninjas " mengisahkan tentang klan shinobi (mereka menolak disebut ninja) yang tersisa di abad modern. Mereka berkamuflase di setiap lini kehidupan dari emperan sampai parlemen. Salah satunya keluarga Tawara yang dikisahkan sebagai keturunan tokoh keshogunan Hanzo Hattori .  Ide mengawinkan fakta sejarah dan fiksi, muncul dari sang aktor utama, Kento Kaku usai mengantar anaknya yang antusias menyaksikan pertunjukan shinobi dalam sebuah tur se...

Reborn, Mengembalikan Keajaiban Namiya

Gambar
Dibawakan oleh dua penyanyi berbeda / lagu dengan gaya bertolak belakang / namun memiliki judul sama persis / dengan behind the song yang serupa // Please here welcome / " REBORN " // Dalam angan-angan, terlihat seperti itu naskah siaran afterhour untuk talk in beat pada sebuah soundtrack berjudul " Reborn ". Satu lagu yang kisahnya pasti tidak asing bagi penikmat novel-novel asal Jepang yang melampaui penjualan tertinggi. Karya Musisi Toko Ikan Diartikan sebagai terlahir kembali, “ Reborn ” digubah oleh musisi amatir anak pemilik toko ikan. Nada yang ia jalin bertahun-tahun dalam tiupan harmonika berhasil menembus relung terdalam seorang anak penghuni panti asuhan. Namun musisi itu meninggal secara tragis dan mewariskan “ Reborn ” di ingatan belianya. Cerita ini tertuang secara apik dan menggetarkan dalam “ Keajaiban di Toko Kelontong Namiya ” karya Keigo Higashino .  Sebagai salah satu karya best seller , sangat mudah menggali inti novel ini dari berbagai sud...

Sekuel Enola Holmes

Gambar
London dari sudut kacamata keluarga Holmes adalah sibuk, muram dan selalu penuh teka-teki. Era industri mengantarkan derau terselubung buruh perempuan yang membawa Enola dan kakaknya turun tangan. Berbeda dari film sebelumnya, sekuel ini bukan lagi berdasarkan novel karangan Nancy Springer . " Enola Holmes 2 " justru mengambil langkah berani dengan mengadaptasi kisah mogok kerja buruh perempuan yang dimotori Sarah Chapman . Tema yang tepat untuk menjaga konsistensi isu kesetaraan gender dalam narasi. Isu Feminis dan Sound Industrial yang Tajam Nama Sarah Chapman sendiri terlacak dari fakta peristiwa Match Girl Strike pada 1888. Sarah adalah seorang buruh perempuan di pabrik korek api Bryant & May . Ia menyoroti perihal 14 jam kerja serta perlakuan diskriminatif terhadap kaumnya di dunia kerja. Bersama seorang jurnalis Annie Besant mereka kemudian dikenal sebagai pelopor kesetaraan gender dan keadilan di tempat kerja pada gerakan serikat buruh. Peristiwa bersejarah ...

Drive My Red Saab Car

Gambar
Adegan mobil Saab berwarna merah menderau membelah jalanan lengang Jepang. Visual kontras yang mengingatkan kita pada film Drive My Car mahakarya peraih Best International Features Film di Oscar tahun 2022.  Naskah Jenius "Drive My Car" Film diadaptasi dari novel karya maestro Haruki Murakami berjudul " Men Without Women ".  Menyatukan tiga cerita pendek terpisah  - Drive My Car, Scheherazade, Kino -  dalam satu garis waktu sinema tentu memicu rasa pesimis pada awalnya. Namun kepiawaian sutradara Ryusuke Hamaguchi mematahkan keraguan lewat esksekusinya yang apik. Bagi pembaca setia Murakami, ingatan Anda tentu teruji untuk mengenali dari judul mana saja adegan berasal. Foto diunduh dari situs resmi Festival Cannes. Drive My Car mengedepankan kisah menarik antara Yusuke Kafuku dan Misaki yang bekelindan dengan naskah teater “ Uncle Vanya ” karya Anton Chekov . Kafuku mengalami depresi usai kematian mendadak istrinya, Oto Kafuku .  Disinilah ce...