Berbagi Suami ala Oma-Oma Priyayi

Perpaduan audio sinematik bergaya tujuh dekade silam memindahkan nuansa 'oma-oma priyayi' ke ruang dengar kita.  Melalui "Berbagi Suami: Original Motion Picture Soundtrack", kita terseret secara magis mengunjungi kehidupan nenek di masa lampau yang mayoritas rela dimadu.

Sensasi ini bukan sekedar lahir dari karakter soundnya. Lebih dari itu, album rilisan Aksara Records pada 2006 ini berhasil menghidupkan konflik domestik perempuan yang terwariskan secara getir melalui aransemennya yang elegan.



Dari Gesang Hingga Ismail Marzuki

Meskipun didominasi music score, kita masih dapat merasakan keutuhan sejumlah komposisi lagu yang tersemat secara acak. Dari mendengar potongan intro, tak butuh waktu lama untuk mengenali judulnya.  "Bengawan Solo" dan "Sabda Alam" adalah mahakarya yang turut mengawal dan menyambut lahirnya Indonesia.

Hingga kini keduanya masih kerap bergema hingga ke sudut-sudut becek perkampungan. Seolah menitipkan harapan melalui nostalgia. Remake kedua lagu dalam bermacam versi tak lagi terhitung jumlah. Bahkan "Bengawan Solo" telah melintasi samudera masuk ke ruang-ruang seni di dunia. Karya maestro keroncong Gesang ini begitu dicintai di Asia terutama Jepang.

Sementara "Sabda Alam" yang digubah Ismail Marzuki pada 1950-an, dibawakan secara apik melalui pop retro dari band bernama White Shoes & The Couples Company. Liriknya yang ikonik pada baris "... Wanita dijajah pria sejak dulu ..." terasa beresonansi dengan isu poligami yang tak terselesaikan.

Satu nomor lama ciptaan seniman Magelang, Oey Yok Siang berjudul "Aksi Kucing" menambah repertoar lagu Gambang Semarang-an yang terasa mirip cokek. Dibawakan dalam versi pop jazz, lagu ini tetap mampu menyuntikkan keceriaan ditengah sindiran yang nyata.

Dan yang tak kalah menarik adalah karya Leo Masengi dengan judul "Pergi Tanpa Pesan". Seperti mutiara yang telah terkubur lama, pesonanya tak lekang dalam wujud baru. Mengubah citra vokal perempuan vintage baik Nien Lesmana maupun Theresa Zen ke dalam 'suara malas' Adi Paloh merupakan observasi yang mahal dan jenius menjadikannya candu dalam arus musik indie.

Diluar ini pilihan dua lagu baru seperti "Bersandar" dan bonus track "No Fruits For Today", masih memiliki benang merah dengan keseluruhan aransemen dan inti film.

Suguhan Nekat Music Score 

Jika ada pertanyaan apa yang paling unik dari album ini, jawabannya ada pada kekuatan scoring. Ilustrasi musik atau musik sinema tidak dapat dilepas dari kesatuan film sejak 1940-an.

Durasi singkat dari beberapa unsur bebunyian maupun alat musik sudah mendarah daging berdampingan dengan isi cerita. Tak seperti lagu, umumnya scoring berada pada kisaran 60 detik. Hadir tanpa lirik namun kuat sebagai identitas tokoh, adegan maupun tempat.

Keseluruhan scoring telah melalui kurasi ketat ketiga komposernya. Aghi Narottama, Bemby Gusti dan Ramondo Gascaro. Ketiga nama yang sangat akrab bagi penikmat indie dan sinema. Album ini dipenuhi instrumen akustik dan string yang menenangkan sekaligus menegangkan, ditambah buaian akordion bergaya kolonial hingga perkusi bernada rendah yang konstan menjaga agar tidak menjadi derau berlebih. 



Angkat topi untuk keberanian mereka berimprovisasi di ranah industri tanah air dengan menghadirkan album scoring. Suatu pengalaman 'terbarukan'. Jika biasanya kita hanya mendengar music score di bioskop, kini disc player di rumah mulai dapat menggemakannya. Dari pengalaman mendengarkan track mid tempo berjudul "Dilabrak" maupun "Panik di Malam Pertama" ingatan kita akan terlempar pada konflik emosional para tokohnya. 

Visualisasi yang kuat juga terpancar pada sampul albumnya yang memasang raut wajah penuh cerita aktris senior Jajang C. Noer. Bahkan seandainya belum pernah menyaksikan filmnya pun, para nyonya akan dapat turut merasakan kapan saatnya sedih, panik, curiga, berani hingga dimana harus ikut tersenyum lega. 

Komposisi Album

Album : "Original Motion Picture Soundtrack Berbagi Suami"
Label : AKSARA Records
Durasi : 59 menit 57 detik
Rilis : 2006

Tracklist
  1. Lagu Tema Berbagi Suami (Salma)
  2. 10 Tahun Kemudian
  3. Bengawan Solo
  4. Berpapasan
  5. Hari Ini Saya Merasa Jadi Pemenang
  6. Lagu Tema Berbagi Suami (Siti)
  7. Siti di Kota Besar
  8. Pergi Tanpa Pesan - SORE
  9. Swing 86 - Rez Trio
  10. Gundah
  11. Siti 
  12. Panik di Malam Pertama
  13. Love Exist - GAIA
  14. Lagu Tema Berbagi Suami (Ming)
  15. Aksi Kucing
  16. Ming
  17. Kesayangan Cik Linda
  18. Sabda Alam - White Shoes & The Couples Company
  19. Cik Linda
  20. Kembali ke Gang
  21. Dilabrak
  22. Bersandar - White Shoes & The Couples Company
  23. Ming dan Koh Abun part. 1
  24. Ming dan Koh Abun part. 2
  25. Bonus track No Fruits For Today

Komentar

Popular

Menakar Rasa Peranakan The Little Nyonya

Shibakomo, Kolaborasi Twin Guitars Beda Generasi